Henrico Veridosa

Pembelajaran Terminologi Investasi

Memahami Investasi dengan Cara yang Berbeda

Kami percaya bahwa terminologi keuangan seharusnya tidak terasa seperti bahasa asing. Sejak 2019, kami membantu individu dan pelaku bisnis di Malang memahami konsep investasi melalui pendekatan yang lebih personal dan kontekstual.

Berawal dari diskusi kecil di ruang kopi tentang betapa rumitnya istilah-istilah finansial, kami menyadari banyak orang menunda keputusan investasi hanya karena merasa tidak cukup paham. Dan itu bukan sepenuhnya salah mereka.

Kenapa Kami Ada di Sini

Tahun 2019 menjadi titik balik. Saat itu kami melihat terlalu banyak orang yang sebenarnya punya potensi untuk berinvestasi, tapi mereka tertahan oleh jargon-jargon yang terdengar membingungkan. Capital gain, dividend yield, asset allocation—semua terdengar teknis dan jauh dari kehidupan sehari-hari.

Kami mulai dengan mengumpulkan istilah-istilah yang paling sering membuat orang berhenti di tengah jalan. Lalu kami coba jelaskan dengan cara yang lebih sederhana, tanpa menghilangkan esensi pentingnya. Ternyata banyak yang merasa terbantu.

Dari situ, kami terus mengembangkan pendekatan yang lebih terstruktur. Bukan hanya sekadar kamus istilah, tapi juga bagaimana menghubungkan konsep-konsep itu dengan keputusan nyata yang dihadapi orang-orang dalam mengelola uang mereka.

Diskusi kolaboratif mengenai terminologi investasi di ruang kerja modern

Prinsip yang Kami Pegang

Ini bukan sekadar layanan edukasi. Kami punya cara pandang tertentu soal bagaimana pengetahuan finansial seharusnya disampaikan.

Kejernihan Bahasa

Kami tidak percaya istilah rumit harus dijelaskan dengan kalimat yang lebih rumit lagi. Setiap konsep dipecah sampai terasa relevan dengan pengalaman sehari-hari, tanpa menyederhanakan secara berlebihan.

Konteks Lokal

Investasi di Indonesia punya dinamika sendiri. Kami menyesuaikan penjelasan dengan kondisi pasar lokal, regulasi yang berlaku, dan kebiasaan finansial yang umum di sekitar kita—bukan teori dari buku teks barat.

Keterkaitan Antar Konsep

Istilah investasi tidak berdiri sendiri. Kami menunjukkan bagaimana satu istilah berhubungan dengan yang lain, sehingga gambaran besarnya mulai terlihat dan keputusan jadi lebih mudah diambil.

Bagaimana Kami Menjelaskan Terminologi

Setiap istilah investasi yang kami bahas melalui serangkaian tahap penyaringan. Tujuannya sederhana: memastikan penjelasan benar-benar bisa dipahami oleh orang yang baru pertama kali mendengarnya, tanpa kehilangan akurasi teknis.

1

Identifikasi Kesulitan

Kami mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul dari klien dan peserta diskusi. Dari situ kami tahu istilah mana yang paling sering bikin orang bingung atau salah tafsir.

2

Breakdown Konsep

Setiap istilah kami urai jadi bagian-bagian kecil. Kami coba lihat dari berbagai sudut: definisi formal, penerapan praktis, dan bagaimana istilah itu digunakan dalam percakapan nyata di dunia investasi Indonesia.

3

Contoh Nyata

Teori tanpa contoh itu hambar. Kami selalu lampirkan ilustrasi atau skenario yang dekat dengan pengalaman orang Indonesia—bukan studi kasus dari Wall Street yang kadang terasa jauh dari realitas kita.

4

Verifikasi Pemahaman

Kami uji penjelasan kami ke kelompok kecil. Kalau masih ada yang bingung atau salah tangkap, kami revisi lagi sampai benar-benar jelas. Prosesnya iteratif dan memakan waktu, tapi hasilnya terasa.

Metode penyampaian terminologi investasi yang terstruktur dan mudah dipahami

Orang-Orang di Balik Penjelasan

Kami tim kecil dengan latar belakang yang beragam. Ada yang dari dunia keuangan, ada yang dari pendidikan, ada juga yang dulunya sama sekali bukan dari ranah ini tapi tertarik dengan cara menyederhanakan informasi kompleks.

Aktivitas kolaborasi tim dalam mengembangkan materi terminologi investasi

Rendra Widjaja

Koordinator Konten Edukasi

Sebelumnya bekerja di perusahaan sekuritas selama tujuh tahun. Rendra sering frustrasi melihat klien kehilangan peluang investasi karena tidak paham istilah dasar. Akhirnya dia memutuskan fokus ke edukasi—karena menurutnya, orang yang paham akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.

Proses riset dan penyusunan materi terminologi finansial secara mendetail

Larasati Purnama

Riset dan Pengembangan Materi

Latar belakang Laras di bidang komunikasi publik memberinya perspektif unik soal bagaimana informasi diterima oleh orang awam. Dia yang biasanya menerjemahkan bahasa teknis jadi sesuatu yang lebih mudah dicerna, tanpa kehilangan substansi pentingnya.